ISBI Aceh dan MAA Gelar FGD Kajian Sastra dan Budaya.

0
24

Institut Seni Budaya Indonesia Aceh menggelar Focus Group Discussion (FGD) terkait dengan Penyampaian visi misi Program Studi Kajian Sastra dan Budaya. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Institut Seni Budaya Indonesia Aceh bekerjasama dengan Majelis Adat Aceh , Rabu, 10 Juli 2019 di Aula Majelis Adat Aceh.

Dalam sambutannya, Rektor ISBI Aceh mengatakan dengan akan adanya Program Studi kajian sastra dan budaya ini di ISBI Aceh, maka diharapkan mampu menjaga sastra dan budaya Aceh, krn ini bukan warisan maka oleh karena itu, harus kita jaga bersama.

Dr. Ir. Mirza Irwansyah juga mengharapkan kepada seluruh peserta FGD untuk dapat memberikan dukungan baik berupa saran dan masukan agar Program Studi Kajian Sastra dan Budaya Ini dapat menjadi motor penggerak sastra, budaya serta kesenian Aceh. Sehingga melalui ISBI Aceh Teknologi yang saat ini sedang dikampanyekan secara global dapat diseimbangkanu dengan ekonomi industri kreatif.

Salah satu narasumber yaitu Drs. Yusri Yusuf, M.Pd menjelaskan ISBI Aceh sudah 5 tahun berdiri namun hanya memiliki program studi seni, kedepan program studi kajian sastra dan budaya ini dapat menjadi penyeimbang.

Kegiatan FGD ini menghadirkan narasumber antara lain Drs. Yusri Yusuf, M.Pd (Wakil Rektor Akademik ISBI Aceh yang juga Budayawan Aceh), Humaira Anwar, S. Pd,. MA (Dosen Institut Seni Budaya Indonesia Aceh), juga di ikuti oleh para budayawan dan sastrawan aceh, diantaranya, H. Badruzaman Ismail, SH, M.Hum, Prof, Darwis Sulaiman, Prof, Yusny Saby, Dr. Bahrun, Dr. Rusli Yusuf, Dr. Saiful, Yarmen Dinamika, Nab Bahany As, D. Kemalawati, dan para peserta lainnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here